Kelas 5 Mengikuti Tes Diagnostik

  Rabu, 20 Juli 2022, Sejumlah 81 peserta didik kelas 5 SD Muhammadiyah Program Khusus Surakarta mengikuti Masa Pengenalan Kelas Baru (MPKB). Salah satu kegiatannya adalah mengikuti tes diagnostik. Tes diagnostik ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan dasar baik dari sisi kognitif maupun keterampilan. Kegiatan tes diagnostik dilaksanakan di ruang kelas 5 masing-masing. Tes diagnostik yang dilakukan meliputi materi literasi dan numerasi. Selain itu, juga diujikan materi survei karakter dan tes untuk mengetahui gaya belajar. Dengan tes diagnostik dapat menjadi pegangan pendidik dalam rangka pendampingan belajar peserta didik. Slamet Rismiyadi selaku guru kelas 5 menjelaskan, “Asesmen diagnostik merupakan penilaian yang digunakan untuk mengetahui kelemahan-kelemahan peserta didik dalam menguasai materi atau kompetensi tertentu serta penyebabnya”. Hasil asesmen diagnostik dapat digunakan sebagai dasar untuk memberikan tindak lanjut. Selain itu juga sebagai pijakan memberi perlakuan (intervensi) yang tepat dan sesuai dengan kelemahan peserta didik.
WhatsApp